GARUTNEWSTODAY.COM – Garut, Bungbulang – Antusiasme ratusan warga masyarakat Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, tampak begitu tinggi dalam kegiatan perataan lahan untuk pembangunan Gedung KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) Desa Bojong, pada Kamis (8/1/2026).
Sejak pagi hari, warga bergotong royong membantu proses perataan lahan yang direncanakan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa ke depan yang lebih terjangkau.
Kepala Desa Bojong, Atep Sumiarsa Bakri, menyampaikan kepada awak media bahwa kegiatan ini menjadi bukti kuat semangat kebersamaan warga dalam menyambut program strategis pemerintah. Ia berharap lahan yang saat ini sedang diratakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pembangunan gedung oleh pemerintah, sehingga manfaat ekonominya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Semoga lahan ini cepat dibangun agar ekonomi warga Desa Bojong bisa segera pulih dan bangkit, pasca pandemi covid yang cukup lama” ujarnya.
Atep juga menambahkan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas lahirnya Program Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, program tersebut menjadi angin segar bagi kebangkitan ekonomi desa.
“Program koperasi desa ini sangat luar biasa. Secara tidak langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan memperkuat kemandirian masyarakat,” tambahnya.
Tak lupa, Kepala Desa Bojong turut mengucapkan terima kasih kepada Bisnis Asisten (Pendamping Koperasi), seluruh pengurus KDKMP, serta warga Desa Bojong yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan perataan lahan tanpa imbalan.

“Ini murni gotong royong. Tidak dibayar, tapi penuh keikhlasan demi kemajuan Desa Bojong,” katanya.
Sementara itu, salah satu pengurus KDKMP Bojong, Hadi, menyampaikan bahwa seluruh pengurus koperasi telah berkomitmen untuk menjaga amanah dan meningkatkan pelayanan terbaik bagi anggota dan masyarakat.
“Kami siap bekerja bersama, menjaga kepercayaan warga, dan memastikan koperasi ini berjalan dengan profesional dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Desa Bojong berharap keberadaan KDKMP nantinya mampu menjadi penggerak utama roda perekonomian desa, khususnya bagi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat kecil. Ia menilai koperasi dapat menjadi solusi konkret dalam memutus mata rantai ketergantungan warga terhadap tengkulak dan rentenir.
Atep juga berharap koperasi desa dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat, terutama generasi muda, sehingga tidak lagi bergantung pada pekerjaan di luar desa.
“Kami ingin anak-anak muda Bojong punya ruang berkarya dan bekerja di desanya sendiri,” harapnya.
Selain itu, Kades Bojong menekankan pentingnya koperasi sebagai sarana pendidikan ekonomi masyarakat, agar warga semakin paham tentang pengelolaan usaha, simpan pinjam yang sehat, serta budaya menabung dan berinvestasi secara kolektif.
Di akhir pernyataannya, Atep berharap KDKMP Bojong dapat menjadi contoh koperasi desa yang maju, transparan, dan berkeadilan, tidak hanya di Kecamatan Bungbulang, tetapi juga di Kabupaten Garut.
“Koperasi ini kami cita-citakan menjadi milik bersama, dikelola bersama, dan hasilnya kembali untuk kesejahteraan warga Desa Bojong,” pungkasnya.
***Red









