Kepala Sekolah SDN 3 Pasanggrahan Cilawu Garut Purna Tugas, Namun Teladan Tetap Hidup di Hati Guru dan Staf

Garutnewstoday. Com

Garut, Rabu (24/12/2025)

Air mata tak terbendung saat langkah kepala sekolah memasuki masa purna tugas. Di hadapan guru dan staf, perpisahan ini bukan sekadar seremoni akhir jabatan, melainkan momen ketika rasa hormat, terima kasih, dan kehilangan menyatu dalam keheningan yang penuh makna.

Puluhan tahun pengabdian ditutup tanpa gemuruh, namun meninggalkan jejak yang dalam. Bagi guru dan staf, sosok kepala sekolah purnabakti bukan hanya pemimpin administratif, melainkan teladan hidup yang mengajarkan disiplin, kejujuran, dan pengabdian tanpa pamrih.

Hj. Cincin cintawati Mewakili guru dan staf
“Kami tidak sekadar kehilangan kepala sekolah, kami melepas figur yang membentuk karakter dan arah perjalanan sekolah ini,” ungkap salah satu guru dengan suara bergetar.

Di bawah kepemimpinannya, sekolah tidak hanya bertumbuh secara fisik dan prestasi, tetapi juga dalam nilai kebersamaan dan rasa tanggung jawab. Kepemimpinan yang tegas namun manusiawi menjadikan sekolah sebagai ruang tumbuh yang aman bagi guru, staf, dan peserta didik.

Masa purna tugas menandai berakhirnya kewenangan formal, namun tidak dengan pengaruh moral yang ditinggalkan. Nilai-nilai keteladanan itu kini menjadi warisan yang terus hidup, dijaga, dan diteruskan oleh seluruh civitas sekolah.

Perpisahan ini menjadi pengingat bahwa jabatan bisa berakhir oleh waktu, tetapi pengabdian sejati akan selalu dikenang, hidup di hati, dan terus menginspirasi generasi pendidik berikutnya.”pungkasnya

Ired. Rs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *